fbpx

Sering mendengar bahwa semua yang terjadi di dunia ini adalah sudah ketetapan dari Yang Maha Kuasa. Termasuk suatu kejadian bahwa ada anak-anak yang terlahir dengan status yatim. Mereka tidak memilih untuk dilahirkan dengan kondisi tersebut. Namun, ternyata keadaan tersebut memiliki keistimewaan tersediri di dalam Islam. Bahwa ternyata apabila mampu memuliakan anak yatim akan banyak keutamaan yang didapat bagi para penderma.

Keutamaan memuliakan anak yatim

Yatim adalah seseorang yang ayahnya meninggal dunia di saat dia masih belum baligh. Kepada anak-anak yatim hendaknya mampu untuk memuliakan anak yatim tersebut. Memuliakan anak yatim di awali dari keinginan hati untuk menebarkan kebermanfaatan bagi mereka. Mengapa demikian ditekankan untuk bisa berlaku baik kepada mereka?

Ada keutamaan-keutamaan yang akan diperoleh apabila mampu memuliakan anak yatim.

  • Dekat dengan Rasulullah

Siapa yang menginginkan untuk bisa dekat dengan Rasulullah? Pasti jawabannya adalah kebanyakan orang menginginkan untuk bisa dekat. Allah memberikan jalan dengan cara memuliakan anakyatim, dengan cara itu bisa dekat dengan Rasulullah. Betapa mudahnya bisa dekat kekasih Allah tersebut. Orang yang telah dijamin masuk surga. Itu artinya orang yang memuliakan anakyatim punya jaminan untuk bisa dekat dengan Rasulullah di surga.

Rasulullah Shallahu alaihi wassalam bersabda,”Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini.” Kemudian beliau Shallahu alaihi wassalam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya. (HR. Bukhari)

  • Hati yang keras akan lunak

Dalam artian hati bisa mudah merasakan penderitaan orang lain. Meredakan sifat pemarah yang seringkali menghinggapi manusia. “Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.”(HR. Al Baniy, Shahi Al Jami’, Abu Darda)

  • Terpenuhinya kebutuhan hidup

Sebagai manusia hidup tentu saja banyak kebutuhan yang harus terpenuhi. Namun, ada sebuah keajaiban dengan banyak memberi maka akan semakin terpenuhi segala kebutuhan.

“Barangsiapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim di antara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” (HR. Al Baniy, Shahih At Targhib, Malik Ibnu Harits)

  • Memperoleh Perlindungan di Hari Kiamat

Pada hari kiamat tidak ada sesuatu yang mampu menolong kecuali amal baik. Salah satu amal baik yang mampu menolong agar selamat saat hari kiamat tiba adalah memuliakan anak yatim.

Rasulullah Shallahu alaihi wassalam bersabda, “Demi Allah yang mengutusku dengan kebenaran di hari kiamat. Allah SWT tidak akan mengazab orang yang mengasihi anak yatim dan berlaku ramah padanya serta manis tutur katanya. Dia benar-benar menyayangi anak-anak yatim dan mengerti kekurangannya dan tidak menyombongkan diri pada tetangganya atas kekayaan yang diperoleh.” (HR. Thabrani)

  • Membawa keberkahan ke dalam rumah

Ketika hidup di dunia ini, pastilah hal yang dicari pertama dalam segala hal adalah keberkahan. Mulai dari mencari rezeki, menjalani rutinitas dan dalam membina bahtera rumah tangga. Ketika menyantuni anak yatim, akan banyak keberkahan-keberkahan yang akan dirasakan.

“Dengan menyantuni dan memelihara anak yatim, maka akan banyak kelimpahan berkah yang ada pada rumah tersebut tidak peduli seberapa bagus atau jelek rumah tersebut. Sebaik-baik rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim yang diperlakukan dengan baik. Dan sejelek-jelek rumah di kalangan kaum muslimin adalah rumah yang terdapat anak yatim dan dia perlakukan dengan buruk.” (HR. Ibnu Majah)

  • Menumbuhkan sifat murah hati

Banyak harta kadangkala justru membuat hati menjadi riya, ingin dipuji dan diagung-agungkan. Merasa orang lain lebih rendah dan lebih hina. Diri sendiri mempunyai pangkat, jabatan dan wibawa yang harus dijunjung tinggi. Itulah hati yang mulai digerogoti oleh rasa sombong dan angkuh. Namun, ketika memilih untuk bisa mendekat dan menyantuni anak yatim, semua rasa congkak berubah menjadi murah hati. Karena dengan perbuatan tersebut semata-mata hanya ingin mendapatkan ridho Allah.

Rasulullah Shallahu alaihi wassalam bersabda, “Lima hal termasuk sunah para rasul, pemalu, murah hati, berbekam (hijamah) dan memakai wangi-wangian.” (HR. Tirmidzi)

Baca Juga: Wajib Tahu, Inilah Perbedaan Baju Koko, Kurta, Jubah Dan Kemeja

  • Sempurnakan iman

Jadi, ketika mau memu anak yatim berarti mau menyempurnakan iman, yang berarti membuktikan cinta kepada Allah SWT.

Rasulullah Shallahu alaihi wassalam bersabda, “Tidaklah sempurna keimanan salah seorang di antaramu sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Tujuh keutamaan dalam memuliakan anakyatim di atas adalah janji dari Allah dan Rasulnya. Betapa bahagianya bisa mendapatkan keutamaan-keutamaan tersebut. Berbuat kebaikan sekaligus menabung untuk amal akhirat.